Skip to content

TUGAS 12 EKONOMI KOPERASI Perkembangan Koperasi Di Indonesia

Desember 30, 2013

Perkembangan Koperasi Di Indonesia

 

            Perkembangan koperasi di Indonesia dimulai sejak jaman penjajahan. Orang yang pertama memperkenalkan koperasi di Indonesia adalah R. Aria Wiriatmadja di Purwokerto, Jawa Tengah pada tahun 1896, yang berbentuk koperasi perkreditan bertujuan untuk meringankan rakyat dalam hutang hutangnya terhadap rentenir.  Hal yang membuat R. Aria Wiriatmadja terdorong untuk membuat koperasi perkreditan adalah para penjajah dari belanda yang menerapkan ekonomi liberal.

Dimana para investor belanda berlomba lomba datang ke Indonesia menanamkan modal merkeka dan melakukan pemerasan , penindasan dan lainnya. Sehingga membuat rakyat Indonesia hidup dibawah batas kelayakan. Pada kondisi seperti itu para belanda terus mengintimidasi dan rentenir- rentenir terus mencari keuntungan, sehingga banyak dari rakyat Indonesia, khususnya petani harus berhutang dan menanggung bunga yang sangat tinggi.

Adanya politik etis di Indonesia membuat dua orang dari pihak belanda yang membantu Indonesia dalam memperbaiki masalah yang ada saat itu. Mereka adalah . Sieburgh dan De Wolf van Westerrede. Dua orang itu banyak kaitannya dengan perkembangan koperasi perkreditan yang digagas oleh R. Aria Wiriatmadja.

Setelah R. Aria Wiriatmadja memperkenalkan koperasi perkreditan, perkembangan koperasi di Indonesia dilanjutkan oleh berdirinya perkumpulan budi utomo pada tahun 1908. Budi utomo yang di pimpin oleh Sutomo dan Gunawan Mangunkusumo menjadi pelopor dalam industry kecil yg mempunyai dua tujuan yaitu, memperbaiki dan meningkatkan kecerdasan rakyat melalui bidang pendidikan dan memperbaiki dan mensejahterakan rakyat melalui koperasi. Lalu untukmewujudkan dua tujuan itu, dibentuklah “toko adil”.

Sejak budi tomo mempengaruhi perkoperasian di Indonesia, maka gerakan koperasi internasional mulai masuk ke Indonesia dan mempengaruhi perkoperasian Indonesia. Seperti sendi sendi dasar demokrasi dan dimensi kesamaan yang mulai diterapkan oleh sarikat islam tahun 1912. Setelah berkembang sejauh ini, pemerintah belanda tidak tinggal diam. Pemerintah belanda khawatir jika koperasi menjadi alat ntuk mempersatukan bangsa dan melawan belanda. Maka dari itu belanda mengeuarkan UU no. 431 tahun 19 yang isinya yaitu :

–        Harus membayar minimal 50 gulden untuk mendirikan koperasi

–        Sistem usaha harus menyerupai sistem di Eropa

–        Harus mendapat persetujuan dari Gubernur Jendral

–        Proposal pengajuan harus berbahasa Belanda

Lalu banyak dari dari koperasi diindonesia yang berjatuhan, sehingga memancing para tokoh Indonesia protes dan membuat emerintah belanda mengeluarkan undang undang yang lebih ringan yaitu UU no. 91 pada tahun 1927. yaitu:

–                   Hanya membayar 3 gulden untuk materai

–                   Bisa menggunakan bahasa derah

–                   Hukum dagang sesuai daerah masing-masing

–                   Perizinan bisa di daerah setempat

 

Setelah uu no 91 tahun 1927 dikeluaran, koperasi kembali berkembang di Indonesia sehingga ditahun 1933 pemerintah belanda mengeluakan undang undang yang hmpir mirip dengan uu no  431 sehingga menghambat kembali perkembangan koperasi di Indonesia.

Setelah belanda menghambat perkembangan koperasi di Indonesia, Jepang mengambil alih di tahun 1942. Kantor Pusat Jawatan Koperasi diganti oleh pemerintah Jepang menjadi Syomin Kumiai Cou Jomusyo dan Kantor Daerah diganti menjadi Syomin Kumiai Saodandyo. Lalu mendirikan “kumiai” atau koperasi model jepang. Dengan cara berawal dengan mnyalurkan barang barang kebutuhan rakyat yang menyebabkan rakyat Indonesia tertarik. Tetapi semakin kesini, koperasi jepang tersebut berubah menjadi alat untuk mengumpulkan keuntungan dan menyengsarakan rakyat Indonesia. Penjajahan dalam perkoperasian oleh jepang hanya berjalan 3,5 tahun, tapi dampak sudah melebihi apa yang diperbuat oleh Belanda.

Setelah Jepang menyerah dan Indonesia merdeka, Moh. Hatta yang disebut sebagai founding father berusaha untuk memasukkan uu perkoperasian ke dalam UUD 1945. Dan setelah kemerdekaaan lambat laun perkoerasian di indonesia menjadi semakin berkembang. Dimulai dari munculnya pasal 33 UUD 1945 ayat 1 beserta penjelasannya menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan. Lalu pada tanggal 12 Juli 1947 diselenggarakan kongres koperasi se Jawa yang pertama di Tasikmalaya. Dalam kongres tersebut diputuskan antara lain terbentuknya Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia yang  disingkat (SOKRI) , tanggal 12 Juli ditetapkan sebagai Hari Koperasi.

Setiap masa kemasa, tahun ke tahun, dari zaman penjajahan sampai zaman orde baru, koperasi terus berkembang kadang naik kadang turun. Dan sampai sekarang koperasi di indonesia berdiri kokoh dengan UU. No. 25 Tahun 1992.

 

 

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: